RSS

Membukukan Kesepian

04 Mar

Ranukumbolo Lake, Semeru Mount

adalah yang teramat takut dengan sepi,
terpojok di antara bangku-bangku kayu –
buku-buku ketinggalan jaman –
dan basa-basi yang pastinya bikin otak karatan.

adalah yang teramat takut dengan sepi,
terpenjara – membeku,
hati menyusut lantaran kehausan tantangan,
mati sebelum waktunya mati.

adalah yang merindukan panas terpapar matahari,
adalah yang merindukan ombak yang menggelora,
adalah yang merindukan ribuan jejak kaki di gigir jurang dan tebing-tebing.

adalah yang ketakutan mati sebelum waktunya mati,
otak dibekukan situasi,
pikiran telanjang tersulap menjadi tak telanjang.

terpojok,
terkotak,
terasing,

terluka dengan sepi,
sekarat karena sunyi,
terbunuh karena tak punya katahati untuk dirangkai menjadi puisi.

Surabaya, 04-03-2011

 
Leave a comment

Posted by on March 4, 2011 in maxim

 

Silakan berkomen,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: