RSS
Image

catatan jeda : badai di tepi hati,

03 Feb

Selang waktu tak lama lagi, dirimu terjepit kaku dan menggigil merasakan dadamu sesak terhimpit.
Otakmu terbunuh dan mengerut.
Hatimu tersesat, lebih legam dari malam yang paling hangus.

Katakan,
Mana bagian tubuhmu yang bisa kau ajak bicara ?

Tidak ada, sekali tidak ada.

Saat itu kau terbunuh. Eksistensimu dijagal dan tak dibiarkan bangkit lagi menjadi hantu.

Maka ;
Sebelum terjepit merdekalah,
Sebelum terpojok menghindarlah,
Sebelum tak berdaya berharaplah :

Di rusukmu tumbuh tulang-tulang muda yang menumbuhkan bulu-bulu burung,
Belajar mengepak, belajar bebas,
Selepas itu kau bisa berteriak tanpa berbahasa tata krama,

Feb 2013
God, I don’t want it,
But I don’t know how to avoid,
So help me, God.

Posted with WordPress for BlackBerry.

 
1 Comment

Posted by on February 3, 2013 in Dokumentasi Perjalanan

 

One response to “catatan jeda : badai di tepi hati,

  1. Sabar Trip

    March 22, 2013 at 4:35 am

    sayapku telah sempurna, tak sepenuhnya terbebas tapi siap segera berkelana untuk kembali membawa senjata….;)

     

Silakan berkomen,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: