RSS

Puisi : Kerinduan Angin

08 Feb

Ada beberapa kata yang ia simpan,
Mungkin selama waktu berjalan.
Akan dipendamnya sedalam bumi.

Ada beberapa keinginan yang ia tangguhkan
Yang  selama matahari terbit tenggelam
Mungkin ditunggunya sepanjang lintasan para bintang

Ada beberapa bait lagu yang ia nyanyikan
Mungkin  selama hati berbicara
Akan dibungkamnya semua sesepi  diam

Ada beberapa ragu yang ia pertanyakan
Yang selama jawaban timbul tenggelam
Mungkin dicarinya seteguh ombak di lautan.

Entah dengan bahasa yang seperti apa lagi –
Seja yang terangkai bagai bunga. Ia untaikan satu persatu

Entah dengan bahasa yang seperti apa lagi –
Kerisauan yang sedemikian bebal akan berhenti. Tak lagi berjalan.

Mendengar kekatanya :
Walau manis.
Walau pahit.

Bintang –bintang di langit mungkin saja terasa menggelap.

Biarkan saja.
Biarkan saja.

Biar esok pagi mengijinkannya tersenyum.
Untuk kembali bertanya lagi kepada diam.

Tentang kenapa kerinduannya terasa sedemikian dalam.
Perempuan,

23/11/05 6.14 pm

 
Leave a comment

Posted by on February 8, 2011 in Puisi

 

Silakan berkomen,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: