RSS

Maxim : Catatan Perjalanan

08 Feb

Entah mengapa tebing dan jurang terasa sinis kepadaku,
Jalan setapak terasa lebih panjang dan melelahkan,

Malam pendakian adalah malam yang dulunya mengasyikkan
Tetapi kini berubah sedikit menyebalkan,

Mungkin karena aku telah tua,
Ataukah mungkin karena kekalahanku sebagai manusia.

Rimba, beserta pepohonan ratusan tahun,
Dihinggapi anggrek puluhan tahun.

Badai acapkali mengusiknya,
Kabut, matahari, sorot bulan, dan juga bintang,
Terus terusan hadir membelai pucuk-pucuknya.

Kurasa mereka, penghuni rimba itu adalah lukisan kekuatan, hakekat keperkasaan, dan –
kurasa batuan tebing setinggi ratusan meter itulah gambaran segala keteguhan.

 

Catatan Perjalanan Menuju Ranukumbolo, Juli  2010

 
Leave a comment

Posted by on February 8, 2011 in maxim

 

Silakan berkomen,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: