RSS

Puisi : RANUKUMBOLO

04 Feb

Jiwa para pendaki
Hilang disini

Menghambur bersama angin
Melinang bersama air

Jiwa para petualang
Terbang lepas

Dikawani kabut-kabut
Ditemani bukit bukit menepas

Impian pendaki
Lenyap disini

Tertebar dalam bentang danau tenang
Yang Berdiam diam tak Cuma diam

Maka :
Diamlah

Biarkan keteduhan iu memancar deras
Memberikan takjup pada tiap mata yang tajam

Bagi mereka yang :
Berjiwa Karam
Tak bersuara

Yang berteriak adalah semangatnya
Menderu bersama angin
Menerjal bersama gunung –

Mahameru yang tegak –angkuh –dan sombong.

 

Ranukumbolo 15/08/05
12.30

 
Leave a comment

Posted by on February 4, 2011 in PUISI PERJALANAN

 

Silakan berkomen,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: